Tampilkan postingan dengan label ketupat / lontong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ketupat / lontong. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 November 2015

lontong sayur labu siam




ini adalah lontong sayur labu siam yang aku buat beberapa waktu lalu.
sebenarnya aku tidak pernah membuat lontong sayur labu siam karena tidak begitu familiar di keluargaku.
kalau sayur labu siam selalu kami nikmati dengan nasi gurih atau nasi liwet, sedangkan kalau lontong selalu kami nikmati dengan sayur lodeh yang sudah diinapkan, jadi rasanya semakin enak.
tapi kalau nyoba-nyoba saja sambil menghabiskan sayurnya boleh kan ? heheheee...





untuk resep sayur labu siamnya pasti teman-teman sudah tahu karena teman-teman pasti sudah mempunyai resep favorit sayur labu siam, tetapi akan saya tuliskan resep sayur labu siam yang sering dipakai Ibundaku.
untuk takaran bahan, bisa menyesuaikan selera masing-masing ya...



Sayur Labu Siam



bahan :
2 buah labu siam , kupas dan iris korek api
500 ml santan cair
250 ml santan kental
250 gr udang , bersihkan   *optional*
1 bungkus kecil tahu kotak kecil   *optional*
krecek secukupnya   *dwek tidak pakai*
cabai rawit merah secukupnya   *optional*
1 ruas ibu jari lengkuas , geprek
2 lembar daun salam
2 sdm minyak goreng , untuk menumis

bumbu halus :
10 buah cabai merah
bawang merah
bawang putih
garam

cara membuat :
tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukkan udang, masak hingga udang berubah warna
tambahkan irisan labu siam,  krecek , daun salam , lengkuas dan santan cair, aduk rata dan masak hingga mendidih
tambahkan tahu, aduk rata dan lakukan tes rasa.
tuang santan cair, masak kembali hingga mendidih lalu angkat dan siap disajikan.





enjoy it ^^




Selasa, 12 Agustus 2014

ketupat syawal





keluargaku tidak pernah memasak ketupat opor komplit saat lebaran tiba seperti halnya keluarga teman-teman karena memang dari pihak Ibundaku tidak pernah melakukan hal tersebut, akan tetapi ketupat komplit baru terhidang di meja makan saat lebaran Syawal atau 1 minggu setelah lebaran, jadi kebiasaan tersebut terbawa sampai sekarang...



berhubung saat ini usia Ibundaku sudah cukup tua (78 tahun), jadi beliau tidak pernah memasak ketupat komplit saat lebaran syawal tiba seperti dahulu, jadi ketika ingin menikmati ketupat komplit, aku harus memasak sendiri saat lebaran syawal atau saat lebaran Idul Fitri hasil dari kiriman tetangga dan saudara, heheheee....

dulu aku selalu dapet kiriman ketupat komplit dari tetangga baik yang sudah seperti saudara sendiri dengan menu ketupat, opor dan lodeh kacang panjang bukan sambal goreng seperti pada umumnya dan lodeh kacang panjang tersebut menjadi menu kesukaan almarhum ayahku.
jadi sampai sekarang jika membuat ketupat, aku selalu memasak lodeh kacang panjang tersebut, jarang sekali aku membuat sambal goreng, mungkin karena saat lebaran menunya sudah ketupat opor dan sambal goreng ...  jadi pas lebaran syawal pengennya yang banyak kuahnya, hihihiiii....




 untuk lodeh kacang panjangnya sih, tetanggaku pakainya kacang panjang aja, hampir tidak menggunakan terong dan labu siam, tapi yang aku bikin biasanya dengan tambahan labu siam dan terong sedikit karena aku tidak begitu suka dengan terong.
jika masih musim petai, aku tambahkan pula petai di sayur lodehnya karena memang aku maniak dengan petai , heheheeee... * ngaku *




dan jika menu ketupat komplit itu disajikan , seperti inilah penampakannya....
apalagi jika disajikan dengan kuah yang cukup banyak , aku sukaaaaaaa........   ^-^




enjoy it ^^



Senin, 18 Juni 2012

lontong pecel









keluarga-ku sering banget diberi oleh-oleh sambel pecel instant dari tetangga ataupun dari temannya kakak, jadi selalu ada stock sambel pecel di lemari es.

beberapa waktu yang lalu kebetulan di rumah lagi ada stock sambel pecel instant dan lagi musimnya sayuran 'cipir,' entah bahasa Indonesianya apa, pokoknya di daerahku nyebutnya cipir :) dan aksu suka sekali dengan cipir ini, makanya waktu pulang kerja dibela-belain mampir pasar Peterongan untuk mencari 'sisa' cipir ini karena pengen banget bikin pecel pake cipir... :)

dan alhamdulillah masih kebagian 2 ikat cipir, langsung aja aku beli dengan tawar-menawar seperti biasa antara penjual dan pembeli :)
 sesampainya di rumah, cipir tersebut aku bersihkan dan potong-potong  kemudian aku simpan di lemari es ,  baru esok paginya sayuran tersebut aku masak (rebus) dan aku buat pecel sebagai sarapanku.

langsung aja setelah selesai menyiapkan sayuran tersebut, kemudian aku siapkan sambel pecel-nya , tinggal ambil sebanyak sambal yang akan kita pakai, tuangi air, aduk-aduk rata dan jadilah sambel pecelnya.....

kebetulan aku ada lontong (karena memang pengennya pecel lontong), jadi aku bikin pecel lontong aja, tapi kalau mau pakai nasi silakan saja, yang penting sesuai dengan selera kita, dan  jadilah 'pecel lontong lengkap dengan karag (krupuk) gendar' ala chef dwek :)






Rabu, 21 Maret 2012

lontong lotek



ini setoranku yang ke-3 di ajang "NCC Lontong Week'

sengaja aku menyajikan 'LOTEK' karena di tiap daerah lotek ini berbeda bahan sajiannya, meskipun sama-sama berbahan dasar sambal pecel.

langsung aja ke resepnya yaaa...



LONTONG LOTEK


bahan lontong :
beras
daun pisang
air , untuk merebus
lidi, untuk menyemat

cara membuat lontong :
cuci bersih beras, tiriskan
buat selongsong lontong dari daun pisang, semat salah satu ujungnya dengan lidi.
masukkan beras ke dalam selongsong daun hingga setengah tingginya, kemudian semat ujung yang lain dengan lidi.
masukkan lontong ke dalam rebusan air mendidih, masak hingga 6-7 lamanya atau hingga matang
(lontong harus terendam air)


bahan sambal pecel :
garam
terasi
cabe
kacang tanah, goreng
gula jawa
air asam
kencur
daun jeruk
bawang putih
petis (optional)

cara membuat:
haluskan cabe, kencur, garam, terasi, bawang putih dan daun bawang, tambahkan kacang tanah.
uleg hingga rata, tambahkan gula jawa, petis (jika pakai) dan air asam, uleg lagi hingga tercampur rata.



bahan pelengkap :

kol / kubis , iris-iris tipis

mie basah (aku pake mie kering)

tahu pong (boleh diganti gorengan lain)
krupuk

penyajian :
iris-iris lontong dan tata di piring saji.
beri mie, irisan kol dan irisan gorengan, siram dengan sambal pecel, taburi krupuk, sajikan


Note :
kalau di semarang lotek ya seperti yang saya buat itu, kalau pakai sayuran namanya menjadi pecel lotek.
sedangkan di yogyakarta, lotek kalau tidak salah bahannya sayuran ditambah dengan mie.
lain daerah lain bahan, meskipun namanya sama 'lotek'




naaaa........ setelah tahu kalau di Semarang lotek-nya seperti di atas, bagaimana dengan di daerahmu ???  :)


 

Selasa, 20 Maret 2012

mie kopyok aka mie lontong



masih dalam rangka ikutan di event 'Lontong & Ketupat Week' di NCC, maka setoranku yang ke-2 adalah mie kopyok atau yang biasa dikenal dengan mie lontong.






bahan dan cara membuatnya sih gampang banget... kuahnya sih mirip-mirip dengan kuah bakso, cuma bedanya kalo mie kopyok ini kuahnya tidak memakai merica.
dulu sih alm. ayahku sering membuatnya dengan kuah dari bakso karena kebetulan waktu itu tetanggaku jualan bakso dan kuahnya selalu ada sisa maka diberikanlah kepada kami, kemudian ayahku membuat mie kopyok ini dan jadilah mie kopyok kuah bakso, hahahaaaa....
meskipun begitu, rasanya enak lho... karena kan tidak beda jauh bahannya.....




kalo begitu, kita langsung ke resepnya aja yaa.....






MIE KOPYOK aka MIE LONTONG
ala dwek


Bahan :
lontong, sudah jadi
mie basah (biasanya berwarna kuning) , seduh dengan air panas
tahu pong , iris-iris
taoge , seduh dengan air panas

bahan kuah / bumbu :
bawang putih
garam
air

bahan pelengkap :
seledri , iris-2
bawang merah goreng
karag / krupuk gendar
kecap

bahan sambel :
cabe (terserah mau cabe rawit atau cabe setan)
garam
cara membuat :
haluskan bawang putih dan garam (bawang putih tidak halus benar tidak apa-apa), beri air.
cara membuat sambal :
rebus cabe, haluskan dengan garam, beri sedikit air panas.


penyajian :
letakkan / tata di piring : lontong, mie, taoge dan irisan tahu pong, beri kuah.
taburi seledri dan bawang merah goreng, beri krupuk gendar yang sudah di remas-remas, beri kecap dan sajikan dengan sambalnya.
lebih nikmat jika disantap selagi panas.


 dan seperti inilah penampakan mie kopyok yang lebih dikenal dengan mie lontong tersebut...









Rabu, 14 Maret 2012

lontong lodeh aka lontong sayur



lontong sayur atau yang biasa aku dan keluargaku menyebutnya lontong lodeh merupakan masakan yang menjadi kesukaan keluargaku, terutama jika yang membuat lodehnya mertua kakakku, wooowww.... uenak sekali deh rasanya.

sayur lodehnya sih biasa aja dan terserah kita mau bikin yang seperti apa (maksudnya sayurannyaa...), tapi kalo aku sih, lebih suka yang kacang panjangnya dipotong kecil-2 / pendek-2 aja, tidak sepanjang sayur asem karena dulu setiap menjelang lebaran keluargaku selalu mendapat kiriman dari tetanggaku berupa lodeh kacang panjang, jadi kemudian menjadi favorit keluargaku.
sedangkan sayur lodeh buatan mertua kakakku lebih kepada sayur lodeh biasa yang memakai terong, tapi apapun sayurannya..... lodeh ini pasti enak jika dinikmati bersama lontong.






ketika aku membuat sayur lodeh ini, kebetulan di semarang lagi musim buah melinjo, jadi aku membuat sayur lodeh ini dengan kulit melinjo karena memang sudah cukup lama aku nggak pernah nemuin kulit melinjo ataupun kembangnya (kalau ga salah namanya kroto deh...) dan pastinya enak banget sayur lodeh dengan kulit melinjo....

langsung aja ke resepnya yaaa......



LONTONG LODEH
ala dwek


bahan lontong :
beras
air
daun pisang
lidi, untuk menyemat

cara membuat :
cuci bersih beras, tiriskan, kemudian isikan setengah pada daun pisang yang sudah dibentuk bulatan memanjang, semat dengan lidi di kedua ujungnya.
masak di air yang telah mendidih hingga matang (aku biasanya 6-7 jam)


bahan sayur lodeh :
labu siam , potong-potong
terong , potong-potong
kacang panjang , potong-potong
kulit melinjo (jika suka)
daun melinjo (daun so , jika suka)
santan
air
cabe hijau, iris menyerong
minyak goreng

bumbu halus :
cabe merah
bawang merah
bawang putih
garam

bahan pelengkap :
krupuk
bubuk kedelai


cara membuat :
rebus air bersama kulit melinjo.
tumis bumbu halus hingga wangi, campurkan ke rebusan kulit melinjo bersama dengan bahan lain, masak hingga mendidih.
setelah mendidih, masukkan santan dan daun melinjo, masak lagi hingga mendidih, angkat.
sajikan sayur lodeh dengan pelengkapnya.
dan sayur lodeh ini akan lebih enak jika disantap pada keesokan harinya, mmm... pasti nikmatnya tiada tara deeehhh......


oya, lontong lodeh ini aku ikutkan di IFP di blognya mbak Tata untuk entry bulan Maret dan kebetulan pula di milis NCC yang aku ikuti, lagi diadakan lontong & ketupat week, jadi aku ikutkan juga.
sambil menyelam minum air kaaannn ?? hahahaaaaa.....







Kamis, 24 Februari 2011

Tahu Kupat



Makanan yang satu ini sepertinya asli dari Solo yaa...
soalnya banyak sekali ditemukan warung tahu kupat di sepanjang jalanan di kota Solo.
Biasanya sih setiap kali mengantar ibu ke Solo untuk menengok rumah peninggalan
kakaknya, kami berdua (khususnya aku) selalu singgah di warung sate kambing di daerah
Laweyan, dengan menu favoritku Tongseng Buntut (kambing), enak banget lho.....
cuma sayangnya sekarang warungnya udah pindah ke daerah Cemani dan aku nggak tau
persisnya dimana, jadi setiap kali ke Solo kami selalu makan tahu kupat.

Berikut ada resep tahu kupat yang pas dengan seleraku....



TAHU KUPAT
Sorce : Tabloid Saji edisi 196 / th VII


Bahan :
2 buah (700 gr) tahu putih , potong-potong
125 gr taoge, seduh dengan air panas

Bumbu halus :
3 siung bawang putih
6 butir bawang merah
5 buah cabai merah keriting
2 buah cabai rawit

Bahan saus kecap :
8 sdm Kecap
4 sdt air jeruk nipis
1 sdt garam
1 sdm gula merah
75 ml air

Bahan taburan :
2 tangkai seledri , iris
2 sdm bawang merah goreng
25 gr kacang tanah, goreng

Cara membuat :
Goreng tahu sampai kecoklatan
Saus kecap :
aduk rata kecap, air jeruk nipis, garam, gula merah dan air
tambahkan bumbu halus, aduk rata
Penyajian :
tata potongan tahu dan tauge.
siramkan saus kecap, taburi bahan taburan, sajikan
lebih nikmat jika dimakan dengan kerupuk.

 * untuk 5 porsi



tahu kupat

Jumat, 01 Oktober 2010

ketupat syawal



lebaran syawal 1431 H ini seperti biasa aku membuat ketupat opor.
aku lebih sering memasak ketupat opor di hari lebaran syawal
karena di lebaran Idul Fitri keluargaku selalu mendapat 'rantangan'
ketupat opor dari tetangga maupun saudara.
selain itu di hari lebaran, tamu yang berkunjung selalu 'meminta atau menagih' masakan ibunda yang enak yaitu Stup Makaroni.
makanya di lebaran syawal aku selalu berusaha untuk membuat ketupat sendiri supaya puas makan ketupat opornya...

ketupat